Miami Heat Hentikan Kemenangan Beruntun Celtics dalam Pertarungan Sengit

Miami Heat meraih kemenangan keenam beruntunnya setelah mengalahkan Boston Celtics dengan skor 124-103 di TD Garden, Boston, pada pertandingan NBA Kamis WIB. Tyler Herro tampil gemilang dengan mencetak 25 poin, memimpin tujuh pemain Heat yang berhasil mencetak dua digit angka. Kemenangan ini juga mengakhiri rentetan sembilan kemenangan berturut-turut yang sebelumnya dicatatkan oleh Celtics.

Pada babak pertama, Celtics hanya mampu memasukkan 37,2 persen tembakan mereka, dan meskipun mereka sempat memperkecil defisit dengan 24 poin dari Jaylen Brown, Heat tetap mempertahankan keunggulannya. Miami sempat unggul hingga 22 poin pada awal kuarter ketiga, namun Celtics, berkat perlawanan gigih, berhasil memangkas jarak hingga hanya tiga poin. Meski begitu, Heat kembali melaju menjauh dengan unggul 10 poin memasuki kuarter keempat. Celtics sempat mengurangi defisit menjadi empat poin di awal kuarter keempat, namun Miami tetap tidak terbendung.

Kemenangan ini memperkuat posisi Heat di peringkat kesembilan Wilayah Timur, sementara Celtics kini turun ke posisi kedua, di bawah Cleveland Cavaliers dengan enam pertandingan tersisa di musim reguler. Sementara itu, Cavaliers meraih kemenangan 124-105 atas New York Knicks, berkat kontribusi Donovan Mitchell dengan 27 poin dan Jarrett Allen dengan 21 poin. Knicks yang kehilangan Jalen Brunson, gagal mempertahankan keunggulan 15 poin mereka setelah babak pertama. Cavaliers bangkit di kuarter ketiga dengan mengungguli Knicks 38-25.

Sementara itu, Houston Rockets memastikan tiket playoff dengan kemenangan meyakinkan 143-105 atas Utah Jazz.

Jaylen Brown Cemerlang dengan 44 Poin, Celtics Raih Kemenangan Telak atas Pacers

Boston Celtics kembali menunjukkan taring mereka setelah dua kekalahan beruntun dengan meraih kemenangan besar atas Indiana Pacers, 142-105, di TD Garden, Boston. Kemenangan ini tidak hanya mengakhiri kekalahan beruntun, tetapi juga mencatatkan poin tertinggi mereka di musim ini. Sebelumnya, rekor Celtics adalah 139-114 atas Brooklyn Nets.

Dominasi Celtics terlihat jelas lewat tembakan jarak jauh mereka yang sangat akurat, mencatatkan 41% dari 23 tembakan tiga angka (23/56). Setidaknya lima pemain Celtics berhasil mencetak tiga angka, dengan rekor sebelumnya sebanyak 29 tripoin pada 22 Oktober lalu. Celtics juga mencatatkan akurasi 51% dari total 92 percobaan tembakan, jauh lebih baik dari Pacers yang hanya mencetak 38% dari 91 percobaan.

Jaylen Brown menjadi bintang utama dalam pertandingan ini, mencetak 44 poin tertinggi musim ini dengan 16 dari 24 tembakan dan 6 tripoin yang sukses. Ia juga sempurna dalam enam tembakan bebas, menambah 5 rebound, 3 assist, dan 4 steal. Catatan tersebut membawanya bergabung dengan Larry Bird dan Antoine Walker sebagai satu-satunya pemain Celtics yang mencetak 44+ poin dan 4+ steal dalam satu pertandingan.

Jayson Tatum turut berkontribusi dengan dobel-dobel, mencetak 22 poin, 13 rebound, 4 assist, dan 3 steal dalam 31 menit permainan. Payton Pritchard juga menunjukkan performa impresif dengan 18 poin, 8 rebound, dan 10 assist, sementara Al Horford menambah 13 poin dan 5 rebound.

Dengan kemenangan ini, Celtics (22-8) kini berada di posisi keempat dalam peringkat serangan liga dengan rata-rata 118,9 poin per pertandingan. Mereka juga mencatatkan rekor tripoin tertinggi dengan rata-rata 18,4 tripoin per pertandingan. Namun, Celtics masih tertinggal jauh di belakang Cleveland Cavaliers (26-4) yang memimpin Wilayah Timur.